3 Cara Penulisan Rupiah

penulisan rupiah

 

 

Ke langit tak sampai, ke bumi tak nyata. Untuk menjadi penulis andal, aku terus memperbaiki semua hal sedikit demi sedikit.

Saat ini sedang belajar tata bahasa. Agar tulisan semakin indah. Dan aku senang sekali karena terdampar di beberapa laman dan menemukan beberapa aturan tentang cara penulisan uang (rupiah) yang baik dan benar.

Berikut adalah rangkuman dari berbagai sumber:

1. Simbol Rp Diikuti Angka Tanpa Spasi atau Titik dan Diikuti Desimal (,00)

Rp bukan singkatan dari rupiah, melainkan simbol mata uang. Jadi, penulisannya akan menjadi seperti ini: Rp1.000,00. (Setelah Rp tidak diikuti titik (.) atau spasi.)

Hal ini mencegah penambahan angka dan mengubah nominal.

Misalnya Rp 1.000,00 bisa disisipi angka lain, katakanlah 9 sehingga menjadi Rp91.000.000,00.

Sedangkan penggunaan tanda koma sebagai penanda desimal tampaknya kita warisi dari Belanda. Kaidah ini berkebalikan dengan kaidah yang diterapkan oleh beberapa negara lain di dunia , terutama Amerika Serikat, yang menggunakan tanda titik sebagai penanda desimal dan tanda koma sebagai pemisah ribuan.

2. Penulisan dengan Huruf

Ketika menulis bilangan dengan angka, tidak dapat memakai lambang mata uang dan menggunakan ejaan mata uang.

Misalnya sepuluh ribu rupiah (benar), bukan Rp sepuluh ribu (salah).

Kedua, angka dan huruf boleh dikombinasikan untuk jumlah yang besar. Misalnya Rp20 juta.

Ketiga, cara penulisan bilangan (baik memakai penulisan dengan angka dan bilangan) tidak boleh sekaligus, kecuali dalam dokumen resmi seperti akta atau kuitansi.

Misalnya Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

3. Penggunaan IDR

IDR adalah standar internasional mata uang Indonesia . IDR kepanjangannya Indonesian Rupiah . Seperti misalnya USD untuk Dollar Amerika Serikat.

Penggunaan kode mata uang ISO 4217 belum ditetapkan oleh pedoman EYD. Ada dua cara yang digunakan oleh berbagai negara di dunia untuk meletakkan kode ini: di depan (mis. EUR 50) atau di belakang angka (mis. 50 EUR).

Karena kode ini adalah singkatan yang menerangkan angka, sama seperti kata rupiah menerangkan angka, kode ini sebaiknya ditulis di belakang angka, sesuai dengan
hukum D-M kita. Jadi, 50.000 IDR, bukan IDR 50.000.

Referensi:

  1. Uang Indonesia, “Cara Menulis Rupiah Rp yang Baik dan Benar Sesuai EYD” (Akses 18 Desember 2017)
  2. Berita Tagar, “Cara Menuliskan Lambang atau Tanda Mata Uang” Oleh Ivan Lanin (Akses 18 Desember 2017)
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *