Bedah Buku Tiga Kunci Fundraising

 

 

Bedah Buku
Tiga Kunci Fundraising
Sukses Membangun Lembaga Nirlaba | Penulis Abdul Ghofur|Fundraising Expert

 

Buku merupakan aksi nyata, best practice, serta berisi pengalaman nyata yang pernah dilalui oleh penulis buku Tiga Kunci Fundraising Abdul Ghofur selama 14 tahun berkecimpung dalam aktivitas fundraising. Resmi diluncurkan di Function Hall Gramedia Matraman, Kamis, (26/4/2018), Jakarta.

 

Buku berjudul ‘Tiga Kunci Fundraising’ terdiri dari 132 halaman dan diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama.

 

Abdul Ghofur kini menjabat sebagai Direktur Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation. Lahirnya lembaga zakat professional, kata Ghofur, menjadi angin segar bagi kebangkitan zakat di Indonesia. Namun tentunya, dalam mengelola zakat harus dilakukan secara baik, manajemen profesional, SDM terbaik, program atau produk yang unggul dan bersaing serta memerlukan prakti-praktik marketing atau fundraising yang tepat. Semuanya harus terkelola dengan baik.

 

Di beberapa lembaga zakat sudah mulai melakukan manajemen yang profesional dengan berbagai macam standar seperti ISO, Malcom Baldridge dll, untuk menunjukkan bahwa pengelola zakat sama halnya perusahaan profesional.

 

Dalam pemilihan SDM sudah melakukan rekrutmen secara profesional dengan standar tinggi, bahkan lulusan perguruan tinggi negeri (PTN) dengan passing grade teratas menjadi bidikan beberapa lembaga zakat profesional.

 

Dari sisi masyarakat sebagai konsumen atau donatur, lahirnya berbagai macam ragam lembaga zakat dengan pengelolaan yang profesional memberikan masyarakat banyak pilihan. Daya tarik donatur sangat beragam, mulai dari SDM yang profesional, lembaga yang dikenal amanah, program yang sesuai dengan keminatan hatinya, serta seberapa banyak informasi yang diterima oleh donatur.

 

“Saya ingin memberikan kesan mudah, ringan dan mengasyikkan jika para pencari kerja mencintai dan memutuskan berkarier menjadi fundraiser. Sebab saya pun berharap, fundraiser akan menjadi satu objek pekerjaan yang banyak diminati oleh para sarjana muda. Buku bisa jadi panduan awal untuk menumbuhkan jiwa dan semangat sebagai seorang fundraiser,” Abdul Ghofur.

 

Peluncuran buku dikemas menarik. Sebab selain dihadiri oleh stakeholder MAI Foundation (donatur dan penerima manfaat), acara tersebut juga mengundang lembaga filantropi dan lembaga nirlaba lainnya se-Jabodetabek.

 

Melalui diterbitkannya buku ini, Abdul Ghofur berharap bisa memberikan pemahaman, pencerahan, tuntunan bagi pengelola lembaga amil zakat, lembaga swadaya masyarakat, sarjana baru, serta perubahan Indonesia ke arah yang jauh lebih baik dengan lahirnya para fundraiser muda dan andal. (RID/fiq)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *