Jarimu Mahluk Sosial

RAKYAT PUNYA CERITA

Menjadi tanggung jawab sebagai manusia berbangsa dan bernegara, merupakan landasan sosial hidup berkemanusiaan, serta berkelompok dalam berbagi rasa dan makna menuju proses manusia beradab. Dalam perjalanannya tidaklah mudah seperti membalikan sebuah makna identitas pribadi, tetapi ini berbicara tentang identitas nasional.

Kejadian menyayat hati, musibah bersama, kerusuhan, perbedaan dalam berpendapat merupakan susunan mozaik dalam berbangsa, inilah ciri-ciri kelompok manusia mempunyai karakter kebangsaan. Kita semuanya dilahirkan berbeda dari dalam alam yang mempunyai keistimewaan, hal ini sebuah keunikan dalam menentukan sikap, geografis serta pengetahuan alam.

Pengetahuan teknologi bukan jaminan membuat landasan hidup berideologi menjadi tersusun baik dalam aturan norma-norma bermasyarakat. Karena teknologi hanya merupakan syarat kemajuan tidak menjadikan dasar mutlak kemanusiaan menjadi baik seperti tingkah laku, bertindak, serta mengambil keputusan bersama, perlu waktu lama untuk dapat diartikan dengan jelas. Teknologi berbeda rasa dengan perasaan, ucapan serta pertimbangan kehidupan, jadi teknologi merupakan permainan saja dalam posisi mengisi hiburan. Bagaimana teknologi membuat keputusan, serta menimbulkan kerugian bagi penggunanya?

Banyak hal perlu diambil pelajaran dari berbagai macam teknologi, bersifat mengendalikan jalur-jalur penyebaran informasi secara cepat, terpercaya, mempunyai kebenaran mutlak, serta menjadikan alat bukti pada suatu permasalahan keputusan. Teknologi tidak dapat dipaksakan untuk bisa hidup bersosial dengan nyata dalam perbicangan kehidupan. Apakah teknologi bisa mengancam serta membuat luka pada suatu bangsa?

Menggunakan teknologi tidak secara cermat, cerdas dan bijaksana melupakan pelajaran berat untuk dilaksanakan, karena harus melihat berbagai sudut pandang pribadi pemegang teknologi harus dapat mengontrol kemauan diri dan pikirannya. Marilah untuk tidak menggunakan jalur teknologi kedalam bentuk kebencian, kerusakan serta penghinaan karena sesungguhnya semua hal tersebut dibuat agar mampu untuk menjadi jembatan kemudahan bersosial serta merawat kasih sayang.

Sudah cukup kabar dusta, sudah cukup api membara terus menyala, sudah cukup kebencian membuat luka, kita hanyalah sekumpulan manusia, terus mencoba untuk menjadi manusia seutuhnya, memerankan keadilan serta berbicara kebenaran. Kita adalah mahluk perasa mempunyai humor untuk bisa duduk sama rata sama rasa, jangan biarkan alih teknologi merampas waktu bersosial sehingga kita lupa sebenarnya kita semua manusia bersaudara sebangsa dan setanah air. [fiq/rid]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *