Kebebasan Yang Indonesia

Kebebasan Yang Pancasila

 

 

Kebebasan bernarasi atau kebebasan berpikir ?

Kenapa menjadi masalah ataupun dipermasalahkan ?

Dalam membentuk pola keberagaman berbangsa dan bernegara diperlukan suatu kebebasan, gagasan, wawasan untuk menentukan pola demokrasi kekinian yang tentunya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan undang – undang serta hukum yang berlaku.  Berusaha untuk mengisi kemerdekan, tidak lantas marah atau melaporkan kepada yang berwajib ketika menemukan sebuah narasi, pendapat, wacana, permasalahan, berbeda karena setiap warga negara berhak di lindungi,  sesuai dengan aline ke dua dari UUD’45, “Bahwa kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan, tetapi harus di isi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu , berdaulat, adil dan makmur”. Karena bangsa Indonesia merupakan satu kesatuan walaupun berbeda pendapat, sekalli lagi harus dapat dipertanggung jawabkan. Tidak hanya memberikan kritik tetapi tidak tahu solusi untuk memperbaiki ataupun membuat permasalahan semakin tidak menentu.

 

Di Indonesia, semua warga negaranya bebas menentukan kehidupan beragamanya masing-masing, tidak ada ancaman, paksaan, saling berkuasa atas nama agama ataupun bersikap radikal terhadap sesama agama lainnya, karena hal ini tidak mencerminkan dari  isi UUD,45 alinea ke tiga, “Atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”. Atas rahmat-Nya kita berbangsa Indonesia. Keinginan besar, membuat perbedaan terhadapa bangsa lain, karena bangsa kita ini unik dan spesial. Lalu pertanyaannya, kenapa masih selalu saja mau menang sendiri untuk berkehidupan berbangsa dan bernegara ?. Kebebasasan atas Rahmat-Nya merupakan pemberian kesemua umat beragama di Indonesia dengan dasar kemerdekaan.

Tidak cukup dengan tanggung jawab menjaga diri sendiri dan keluarga, tetapi juga ikut membangun bangsa serta negara, perbaiki mental berpikir serta memberikan tangan untuk saling bekerjasama, karena kita sebagai manusia mempunyai tugas. Di atur oleh Pancasila, untuk kita bersyukur mempunyai landasan dasar negara melangkah menuju suatu bangsa yang universal. Bisa dilihat dari masa periode kepemimpinan Presiden RI yang pernah menjabat Negara Kesatuan Republik Indonesia, semuanya memberikan nilai – nilai kebangsaan serta memajukan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

 

Bagaimana kinerja para Presiden RI dalam melindungi segenap bangsa Indonesia ?

Sudahkan para Presiden RI melanjutkan, memajukan kesejahteraan umum ?

Ketika apa para Presiden RI mencerdaskan kehidupan bangsa ?

 

Setiap sisi perjalanan pemerintahan mempunyai bekas jejak sejarah yang tidak dapat dilupakan oleh setiap pelintas generasi.  Setiap jaman kepemimpinan harus mempunyai perbedaan untuk bangsa (Tatanan struktur pemerintahan, Kemakmuran, Infrastruktur, Gagasan, Kebebasan, Pendidikan) sesuai dengan UUD’45 di landasi Pancasila.

 

Pilihan Presiden RI terbaik menurut versi anda, merupakan hak pribadi anda untuk menilainya, penuturannya juga dapat anda tuliskan dengan jujur, apa saja kekurang serta kelebihannya. Tidak perlu lagi menjadi bangsa yang mudah di pecah belah oleh kepentingan – kepentingan politik bersifat sementara. Tapi bagaimana caranya kita menyatukan semua pikiran menjadi suatu gagasan konsep bermasyrakat di Indonesia dengan adil dan makmur ?

Terimaksih telah membaca & bangga menjadi orang Indonesia. [fiq/rid]

 

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *