Menuju Olimpiade Tokyo: Persiapkan Atlit Terbaik !

peristiwa/rid

 

Kami akan datang ke National Olympic Stadium Tokyo!
Discover Tomorrow.

Setelah pesta olahraga terbesar Benua Asia selesai dan belajar dari Asean Games 2018. Melihat pertandingan olahraga terbesar Benua Asia, membuat gelora dari meja makan, warung-warung kecil duduk berhimpitan, sampai duduk di aspal bergoyang. Semua bangsa bicara tentang olahraga, bersaing beradu kemampuan mendapatkan prestasi. Suara habis tak sanggup lagi berteriak, tak henti-hentinya mendukung semua atlit berjuang. Setelah  melihat pertandingan pencak silat dan atletik, rasa nasionalisme semakin tumbuh dengan cinta tanah air agar mendapatkan prestasi bagi negeri.            Semua media elektronik, media daring, serta media cetak membicarakan semua prestasi tanpa henti ditampilkan oleh pejuang-pejuang atlit Indonesia.

Menghitung hari, usainya pertandingan terkemuka, tidak ada lagi gegap gempita, tak terdengar tepuk tangan irama perkumpulan, terdengar sunyi teriakan gemuruh bersama dalam ruang semesta, nyanyian semangat menjadi sayup-sayup menanti rindu olahraga serta kemenangan.

Duduk dalam ruangan, berbicara tentang program kedepan bagi para pejuang,

Apa yang akan mereka lakukan setelah pesta olahraga usai ?
Bagaimana mereka melewati hari-hari setelah kemenangan ?
Lalu apa pilihan mereka setelah mendapatkan mendali ?
Dimana mereka akan berkembang menjadi no 1 kembali untuk bertanding ?
Siapa yang berhak untuk mengurus perkembangan mereka para pejuang olahraga ini ?

Dalam kepala dipenuhi pertanyaan untuk mereka semua dan ingin melihat mereka dalam keadaan terbaik, karena mereka adalah para pejuang prestasi yang membanggakan negeri.

Bukan maksud menggurui ataupun menjadi yang paling peduli terhadapa para pejuang, saya dan teman-teman berangan-angan apabila kami mendapatkan kesempatan untuk menjadi pendamping atlit, saya akam mempunyai harapan dan ketetapan seperti ini;

Beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian untuk perkembangan Atlit:
  1. Pembinaan yang terarah
  2. Perkenalan olahraga dimulai kembali untuk digerakan pada lapisan dasar sekolah
  3. Pembagian prestasi secara terbuka
  4. Pembinaan Kabupaten untuk bertanggung jawab secara bekerjasama mengadakan partisipasi lomba serta pertandingan, mencatat dengan teliti.
  5. Pembinaan Pusat agar selalu mempersiapkan pertandingan-pertandingan berkelas internasional.
  6. Pembinaan Provinsi menjaga aura kompetisi bersaing agar selalu termotivasi.
  7. Kementrian pendidikan, kebudayaan dan Kemempora harus saling berkaitan uuntuk menunjang tumbuh kembang Atlit
  8. Melihat potensi olahraga dari keistimewaan daerah masing-masing
  9. Mengembangkan dan memperbanyak turnamen tingkat internasional dan dalam negeri.
  10. Membangun fasilitas olahraga kesetiap pelosok daerah
  11. Mantan atlit kembali ke cabang olahraga masing-masing untuk mengembangkan keahliannya bagi para atlit muda.
  12. Program jangka panjang atlit setelah pertandingan
  13. Penghargaan masa depan setelah mendapatkan prestasi
  14. Membangun asrama-asrama atlit dari tingkat provinsi sampai kabupaten

 

Melihat tahun 1970-1982 dimana para atlit bekerjasama untuk berusaha menjadi yang terbaik bagi persatuan serta jiwa perjuangan. Semua berjalan dengan pembinaan terbuka, setiap tiga bulan, enam bulan lalu diprogram kembali dalam pertandingan akhir tahun untuk melihat perkembangan atlit. Menjaga prestasi serta mental tanding atlit dengan cara menempati asrama-asrama atlit dan pelatihan terukur,terarah dan terprogram. Melibatkan perusaahan besar, daerah setempat untuk menjadi orangtua angkat para atlit berprestasi. Serta kebijakan pemerintah untuk membantu perusahaan meningkatkan hasil produksi.

 

Melihat tahun 2018, para atlit berjuang tanpa lelah, pantang menyerah melakukan hasil maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik bagi bangsa. Lahirnya olahraga baru milenial yang disukai para remaja terkini dengan adanya olahraga Esport Clash Royale 2018, menjadi bukti bahwa olahraga masih menjadi pilihan prestasi bagi seluruh rakyat Indonesia dimanapun berada. Tidak henti-hentinya dukungan semangat dari para penonton, membuat para atlit mempunyai kepercayaan diri bermain di rumah sendiri dengan penampilan memuaskan serta mendapatkan mendali.

 

Tanpa membedakan siapapun tentang hal prestasi serta kemampuan mental tanding, semuanya sudah terbukti bahwa atlit Indonesia mempunyai keistimewaan berbeda dari setiap cabang olahraga serta daerah. Melihat perkembangannya dari obrolan pagi di pinggir jalan sampai buffet makanan hotel  dengan pemandangan indah, mau dibawa kemana para atlit kita kelak seusai pesta olahraga terbesar Benua Asia selesai. Perjuangan belum berakhir, semua pihak telah hebat menjalankan tanggung jawab pribadi, profesionalitas dan kebangsaan. Menjadikan bangsa negara Indonesia terus Berjaya dalam prestasi olahraga merupakan impian setiap warga negara.

 

Semoga setelah usainya teriakan semangat, jingkrak suka duka kemenangan, rasa haru, kebanggaan akan selalu berkembang, berlanjut dalam prestasi dunia yang lainnya. Jaya terus bangsaku, sehat selalu Atlit Indonesia, selamat datang calon muda-mudi atlit baru. [rfq/rid]

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *