Menulis Apa Ketika Pertama Memulai Tulisan ?

Pertama Menulis/rakyatpunyacerita

 

 

Anda punya semangat menulis yang menyala-nyala. Anda tahu bahwa blog merupakan salah satu jalur kepenulisan. Anda ingin berlatih menulis di blog dan menerbitkan karya sekonsisten mungkin.

Tetapi setiap kali Anda meletakkan pantat dan berhadapan dengan kertas putih Ms.Words, Anda tak ubahnya seperti katak ditimpa kemarau karena sering bertanya: Apa yang harus saya tulis hari ini?

Dua atau tiga kali, saat Anda memaksakan diri, Anda mampu melewatinya. Tetapi Anda sadar bahwa itu sesuatu yang salah. Anda merasa tidak seharusnya terus seperti itu.

Kegiatan menulis kelam bagai malam dua puluh tujuh. Di satu sisi, Anda ingin rutin menulis.

Jangan khawatir, itu masalah yang wajar. Ini hari keberuntungan Anda. Saya akan memberikan tips menulis agar Anda tahu apa yang sebaiknya ditulis setiap hari. Dan semoga bisa mengubah Anda menjadi lebih produktif lagi.

Mulai dengan Membagikan Pengalaman Pribadi

Mungkin Anda pernah iri melihat bloger lain menulis opini atau tutorial melakukan sesuatu. Tetapi jika Anda masih pemula, sebaiknya mulai dengan menulis pengalaman-pengalaman pribadi.

Selain lebih mudah, Anda punya segudang pengalaman hidup sebagai sumur ide yang tidak mungkin kering. Anda harus mendayagunakannya.

Bahkan banyak bloger yang konsisten hanya dengan menulis pengalaman pribadi. Saya pun termasuk yang rutin menulis pengalaman pribadi. Dan jika hal tersebut bekerja dengan baik untuk banyak bloger, seharusnya itu juga bekerja untuk Anda.

Anda bisa mengakses Cara Mudah Menulis Pengalaman Pribadi untuk melakukannya dengan cara sesederhana mungkin.

Ingin Berkembang: Buat Banyak Kategori

Menulis dengan tema yang sama secara terus menerus bisa menimbulkan kebosanan. Sangat perlu untuk membuat blog menjadi lebih berwarna dengan beberapa topik atau kategori.

Dalam menentukan kategori, pilih topik-topik yang paling Anda suka atau topik di mana Anda memiliki renjana di dalamnya.

Hal tersebut akan membuat Anda mampu menjadi bloger prolific. Terutama jika Anda memiliki wawasan luas dan pengetahuan mendalam mengenai topik-topik tersebut.

Tidak perlu takut, pada dasarnya setiap orang memiliki banyak sekali ketertarik pada bermacam-macam topik. Itu rahasia bagaimana saya mampu menulis setiap hari.

Karena saya menulis sesuai dengan minat dan wawasan. Mulai dari Copywriting hingga pemikiran-pemikiran konyol.

Mulai dengan bertanya hal-hal berikut untuk menemukan bidang yang Anda minati:

  • Apa hobi saya?
  • Apa yang sering saya bicarakan dengan teman, keluarga, atau istri/suami?
  • Apa yang sering ditanyakan orang lain kepada saya?
  • Tayangan apa yang sering saya tonton? Film, olah raga, musik, dsb.
  • Hal-Hal apa yang sering saya pikirkan jika ada waktu luang?
  • Topik apa yang sedang atau ingin saya pelajari?
  • Genre buku apa yang sering saya baca?
  • Artikel seperti apa yang paling saya cari dan saya baca?

Berbagi Ilmu Pengetahuan

Menulis untuk berbagi ilmu merupakan pekerjaan yang mengagumkan. Kita membantu orang lain mempelajari sesuatu atau melakukan sesuatu, sekaligus menyempurnakan ilmu kita dengan mengingat apa saja yang kita ketahui, kemudian menyempurnakannya melalui berbagai referensi ketika mengulasnya.

Bukankah lebih baik ke sungai sambil mandi?

Anda tidak harus jadi pakar. Mulai dari ilmu remeh temeh yang sudah terbukti berhasil Anda lakukan agar audiens percaya dengan ucapan Anda. Lagipula Anda bisa terus mengembangkan ilmu tersebut dengan terus belajar dari orang yang lebih ahli.

Ketika saya memulai kategori tips ngeblog dan tips menulis, pengetahuan saya sangat minim dan tidak punya banyak pengalaman. Tetapi saya terus belajar dan praktik sehingga saat ini mampu berbagi banyak ilmu mengenai kedua topik tersebut.

Jangan malu jika Anda masih bukan siapa-siapa. Seiring berjalannya waktu, Anda akan menjadi lebih pakar dari orang lain. Lagipula buat apa tungku sebesar kemenyan kalau tidak dibakar?

Baca Sesering Mungkin

Jika Anda ingin terus menulis, maka konsekuensi logisnya adalah Anda harus siap membaca.

Dari bacaan Anda akan belajar kosakata baru, cara menyajikan tulisan, hingga pengetahuan dan pengalaman orang lain yang bisa Anda gunakan untuk meramu tulisan yang bagus.

Tidak ada penulis yang bisa produktif tanpa membaca. Penulis harus membaca. Dan sebaiknya Anda juga rutin melakukannya.

Resource yang Bisa Membantu Anda

Sebenarnya, saya termasuk penulis yang berideologi tidak ada ide buruk, yang ada hanya penulis buruk.

Itu berarti, saya tidak terlalu pilih-pilih dalam menentukan gagasan.

Namun jika Anda masih belum punya kepercayaan diri sebagai penulis dan bergantung sepenuhnya kepada ide-ide menulis, postingan-postingan berikut akan sangat membantu Anda menjawab apa yang harus saya tulis:

Bagian Akhir

Semua orang mungkin ingin menjadi penulis yang lebih baik. Kalau tak ada berlela, baiklah mereka. Jadi, semua bergantung kepada tekad dan usaha Anda.

Saya telah memberikan jawaban terbaik bagi Anda yang sering bertanya kepada diri sendiri, apa yang sebaiknya saya tulis?. Sekarang tidak ada alasan untuk menunda menulis atau tidak menulis.

Seandainya kalis bagai air di daun keladi dan Anda tidak menghiraukan apa yang telah Anda baca; masih beralasan, mungkin penulis legendaris pun tidak akan mampu memberi petunjuk kepada Anda.

Jadi, apa yang sudah Anda tulis hari ini? Bagikan di kotak komentar.

Penulis: Cak Shiq4 / rid

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *