Surat Untuk Harapan | R4kyat Punya Cerit4

anekacerita|RID

 

Semoga Dalam Keadaan Sehat Selalu

Untukmu Harapan!

 

Sudah usai panggung politik lima tahunan, saatnya kita kembali melakukan sesuatu untuk membangun negeri menjadi lebih baik lagi dari tahun ini sampai dengan tahun berikutnya. Kembali menjadi satuan warga negara berbudi luhur adalah keharusan, karena perilaku tersebut merupakan warisan karakter dari para leluhur.

Tidak perlu lagi menjadi pembenci dalam keadaan sadar, tidak perlu lagi bangga besar kepala dalam keadaan haus kekuasaan. Semua manusia ditakdirkan sama, sebagai mahluk sosial yang memerlukan orang lain untuk berinteraksi sosial. Karena pada suatu saat perbuatan itu akan berbalik kepada yang melakukannya, seperti dalam peribahasa “Alang Berjawab, Tepuk Berbatas”. Sudah cukup kebencian, biarkanlah ada rahasia yang akan datang ” Adat Pasang, Turun Naik”.

 

Cepat-cepatlah berbuat istimewa untuk kebaikan seluruh warga negara, menciptakan kreasi, unik, agar menjadi terbaik,  mendapatkan hasil memuaskan. Proses kesempatan tidaklah mudah menjadi keberhasilan, karena diperlukan semangat, serta maintenance diri yang disiplin. Tetapi bukan tidak mungkin kesempatan itu menjadi perulangan kesempatan, karena kita bisa menggunakannya dengan sempurna.  Tapi ingatlah untuk selalu belajar, Seperti dalam peribahasa ini “Balilu Tan Pinter durung nglakoni”.

 

Lari-berlarilah segera karena kita akan tertinggal jauh oleh negara-negara besar lainnya dalam hal inovasi, kreasi serta imajinasi kalau kita semua masih meributkan hal yang itu saja, biarkan saja panggung politik berjalan di garisnya, diamkan saja berita bohong menjadi lelah menjadi kata-kata dusta, kunci hati ini dengan para pembenci, lalu doakan yang terbaik untuk semuanya agar negeri menjadi lebih baik setiap saat. Seperti dalam peribahasa ini “Barang siapa yang menggali lubang, ia akan terperosok sendiri”.

 

Lompat-melompatlah ketika ada kemajuan menghampiri sisi kesempatan, biarkanlah hal lainnya menunggu untuk berpikir sejenak, karena lompatan merupakan momentum pengetahuan. Tidak banyak hal yang bisa dilakukan ketika ada kesuksesan besar tetapi kita ragu-ragu unutk mengambilnya menjadi pilihan dalam pelaksaan kata-kata.

 

Semoga terwujud.

[fiq/rid]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *