ASPASIA


Pada masa Pericles, Aspasia adalah perempuan paling terkenal di seluruh Athena.


Atau bisa juga dibilang sebaliknya: pada masa Aspasia, Pericles adalah lelaki paling terkenal di Athena.


Musuh-musuh Aspasia membencinya karena ia perempuan dan orang asing. mereka juga menimpakan kepadanya tuduhan tentang masa lalunya yang tak patut diceritakan dan bahwa sekolah retorika yang dikelolanya adalah sarang anak2 gadis gampangan.


Mereka menuduhnya mencemooh para dewa, penghinaan yang harus dibayar dengan nyawa. di depan pengadilan seribu limaratus laki2, Pericles maju sebagai pembela. Aspasia dibebaskan, walaupun dalam tiga jam pidato pembelaannya Pericles lupa mengatakan bahwa alih-alih mencemooh para dewa, Aspasia sesungguhnya percaya bahwa para dewa yang mencemooh kita dan merusak kegembiraan manusiawi yang pendek.


Ketika itu Pericles telah membuang istrinya dari tempat tidur dan rumahnya, dan tinggal bersama Aspasia. ia mendapatkan satu anak lelaki darinya, dan untuk mempertahankan hak anak tersebut ia melanggar hukum yang dibuatnya sendiri.


Socrates menghentikan pengajarannya untuk mendengarkan Aspasia, dan Anaxagoras mengutip pandangan2nya.


Plutarch tertanya-tanya: “kekuatan licik apa yang dipunyai perempuan itu sehingga ia bisa menjadi inspirasi para filsuf dan punya pengaruh besar atas tokoh2 politik terkenal?.


Sumber Buku: Mirrors

Pengarang: Eduardo Galeano

Penterjemah: wardah hafidz

Foto: aneka cerita

[RID/fiq]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *