, ,

KERAJAAN BLAMBANGAN KUNJUNGI GUNUNG SUCI MAHAMERU

Kerajaan Blambangan adalah sebuah kerajaan yang usianya sangat panjang diperkirakan mulai abad ke-15 sampai abad ke-18.

Kerajaan Blambangan ini dianggap sebagai kerajaan Hindu terakhir yang tetap bertahan terhadap gempuran VOC Belanda sampai tahun 1771. Dalam sejarahnya kerajaan Blambangan mempunyai ibu kota berpindah-pindah mulai dari lereng timur Mahameru sekitar Teposono (Desa Pagoan dan Purwosono Kabupaten Lumajang) pada abad 15 awal, pindah ke Semboro Kabupaten Jember pada pertengahan abad ke 15, pindah ke Panarukan Kabupaten Situbondo pada abad ke 16 dan pindah ke Banyuwangi sekitar abad ke 17.

Dari 24 Prasati Pasru Jambe berangka tahun 1459 Masehi ada sebuah tulisan menyebutkan “Rabut Macan Pethak” atau “Yang Mulia Macan Putih” yang diidentifikasikan Penguasa Blambangan yang mengunjungi Gunung suci Mahameru dan para leluhurnya di bumi Lamajang.

Dari tulisan ini dapat ditafsirkan bahwa para penguasa Blambangan senantiasa menjaga hubungan spiritual dengan Gunung suci Mahameru dan kakek moyangnya di Lamajang meskipun kraton dan ibu kotanya telah berpindah.

Menurut Babad Sembar, pendiri kerajaan Blambangan adalah “Lembu Miruda” yang ber- kraton di lereng timur Tengger Mahameru yang dapat di tafsirkan wilayah Lamajang atau Jember di masa sekarang.

Sumber & Foto: Mas Mansoer Channel

link: https://www.youtube.com/watch?v=F8vNRI3WJA0

Sejarawan: Mansoer Hidayat

[RID/fiq]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.