PRASASTI PASRU JAMBE [JEJAK PENDIDIKAN KUNO ]

Rakyat.id
15/09/21

Prasasti Pasru Jambe yang memuat 16 tulisan dan 4 buah gambar pertama kali dilaporkan oleh Dinas Purbakala pada tahun 1954, namun belum jelas isi yang tercantum di dalamnya.

Pada sekitar penghujung tahun 1983, Prasasti Pasru Jambe ini diteliti oleh seorang epigraf dari Balai Arkeologi Yogyakarta bernama Sukarto M. Atmojo yang kemudian diperoleh keterangan tentang isinya. Penelitian tentang Prasasti Pasru Jambe ini kemudian diulangi lagi oleh Ibu Titi Surti Nastiti dkk. dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) pada tahun 1990-an.

Prasasti Pasru Jambe berangka tahun 1381 Saka atau 1459 Masehi berisi berbagai macam nama Dewa agama Hindu seperti Batara Mahisora (Betara Syiwa), berbagai nama Brahmana Resi seperti Bagawan Citragotra, Bagawan Caci, maupun petuah-petuah perkawinan dan alat-alat upacara seperti “Yantra”.

Prasasti ini ditulis dalam huruf Jawa kuna dengan dialek pinggiran yang artinya tidak terpengaruh oleh tata bahasa pusat kerajaan. Jenis bahasa yang digunakan dalam prasasti ini sama dengan Prasasti Gerba yang ditemukan di Kecamatan Ampel Gading Kabupaten Malang. Pada tahun 2017 di sekitar tempat yang sama ditemukan kembali 4 Prasasti Pasru Jambe sehingga total terdapat 24 Prasasti peninggalan para Brahmana Hindu di wilayah ini.

link sebelumnya : https://www.rakyat.id/budaya/punden-berundak-di-gunung-semeru/

Sejarawan : Mansoer Hidayat

Sumber & Foto : mas mansoer channel

link terkait: https://www.youtube.com/watch?v=kXATHJ57wdU

#MasMansoer

#Sejarah

#HinduBudhaa

Please Enjoy

LIKE & SUBSCRIBE

[RID/fiq]

 

Prasasti Pasrujambe | Jejak Pendidikan Kuno Hindu Terbesar Di Indonesia

Play Video
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
© PT. Aliansi Rakyat Multimedia Indonesia 2021
userusersmagnifiercrossmenuchevron-down
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x