IndonesianEnglish

TSAR

Rakyat.id
19/10/21
Ivan yang mengerikan, tsar pertama untuk seluruh Rusia, memulai karirnya di masa kanak2, ketika ia memerintahkan pembunuhan pangeran yang menjadi pelindungnya, dan mencapai puncaknya empat puluh tahun kemudian, ketika ia meremukkan tengkorak kepala anaknya dengan tongkatnya.
di rentang antara dua peristiwa itu, ia terkenal karena prajurit penjaga berkulit hitamnya, kuda hitamnya, jubah panjang hitamnya, yang membuat bahkan batu pun takut,
meriam besarnya,
kekuatannya yang tak terkalahkan,
kebiasaannya menyatakan pengkhianat mereka yang tidak membungkuk saat ia lewat,
kecenderungannya memotong kepala punggawanya yang paling berbakat,
Katedral St. Basil, simbol Moscow, yang dibangun sebagai persembahan kepada Tuhan atas penaklukan imperialnya,
keinginannya untuk menjadi benteng Kristiani di Timur,
dan penyiksaan mistiknya yang panjang, saat ia menyatakan pertobatan dan menangis darah, memukuli dadanya, memarutkan kuku2 tangannya ke dinding, dan meraung, memohon ampunan atas dosa2nya.
empat abad kemudian, pada jam2 paling tragis Perang Dunia Kedua, di tengah pendudukan Jerman, Stalin mempercayakan pembuatan film tentang Ivan yang Mengerikan kepada Sergei Eisenstein.
Eisenstein membuat karya seni.
Stalin sedikitpun tak menyukainya.
Stalin, momok paling mengerikan bagi musuh-musuhnya, ingin mengubah perlawanan patriotik melawan gempuran Nazi sebagai prestasi pribadi. pengorbanan semua bukanlah epik martabat kolektif, tetapi inspirasi cemerlang dari yang terpilih, mahakarya imam besar dari agama yang bernama Partai dan dewa yang bernama Negara.
Pengarang Buku : Eduardo Galeano
Sumber Buku : Mirrors
Penterjemah : wardah hafidz
Sumber Foto : id.rbth.com
[RID/fiq]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
© PT. Aliansi Rakyat Multimedia Indonesia 2021
userusersmagnifiercrossmenuchevron-down
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x