IndonesianEnglish

KEMENMARVES AJAK PEGAWAI TINGKATKAN KEMAMPUAN KOMPETENSI

Rakyat.id
20/11/21

Rakyat.id. Jakarta — Dalam rangka meningkatkan kompetensi pegawai khususnya dalam menjadi Tim Penilai Kompetensi Teknis, Biro Umum Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melaksanakan Workshop terkait pada Rabu-Jumat, (17-18 November 2021). Workshop ini diadakan juga dalam rangka menindaklanjuti PermenPANRB No. 38 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Kemenko Marves No. 4/2021, tentang Kamus Kompetensi Teknis Urusan Pemerintah Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Pegawai Kemenko Marves telah memiliki pengalaman/kemampuan dalam melakukan penilaian yang baik, sayangnya belum memiliki standar. Melalui Workshop ini, kami ingin menciptakan sebuah standar bersama agar potensi perbedaan penilaian dapat diminimalisir dan diperoleh calon pegawai yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan fungsi organisasi,” Buka Kepala Biro Umum, Tito Setiawan. Pelatihan ini diselenggarakan untuk level eselon III. Sedangkan penyelenggaraan tingkat eselon II telah dilaksanakan pada Sabtu-Senin, 13-15 November lalu.

Menurut Karo Tito, diharapkan nantinya akan lahir para asesor dari Kemenko Marves yang profesional dan bertalenta. Memberikan pengantar pula, Istyadi Insani selaku Asisten Deputi Standardisasi Jabatan dan Kompetensi SDM Aparatur Kemenpan RB, ia turut mengapresiasi Kemenko Marves sebagai organisasi yang progresif.

Dalam menjalankan fungsi tim penilai kompetensi, dibutuhkan hubungan antara asesor dan asesi yang memiliki instrumen uji kompetensi. Kemenko Marves, telah memiliki kamus kompetensinya sendiri,” ungkap Asdep Istyadi. Pelatihan ini nantinya mampu berguna bagi pegawai tidak hanya dalam penerimaan CPNS, tetapi juga bagi perihal lainnya yang dapat menyukseskan organisasi.

PT. Ara sebagai partner assessment turut memberikan materi terkait kompetensi teknis dalam assesment. Para peserta workshop diberikan berbagai materi mulai dari dasar hingga berbagai keperluan teknis sebagai bahan ajar. Tidak luput pula, digitalisasi yang kini terus diterapkan oleh semua pihak juga harus diterapkan dengan saksama.

Dalam penjelasannya, pemateri dari PT. Ara menekankan bahwa workshop yang sedang berlangsung ini akan memberikan 30% dasar dari ilmu sebagai tim penilai teknis, “Sedangkan, 70% sisanya akan terbentuk di lapangan setelah mempraktekannya,” tegasnya. Tidak luput dari materi, ditekankan pula bagaimana seorang calon asesor harus mampu menguasai budaya organisasi, dan keterampilan berorganisasi pula sebagai dasar yang kokoh dalam menjalankan hal ini.

Workshop yang berjalan selama tiga hari ini diisi dengan berbagai materi terkait dan berjalan cukup interaktif. Diharapkan, para pegawai Kemenko Marves kedepannya mampu mendapatkan ilmu baru dan menerapkannya dengan maksimal, mendapatkan output yang nyata demi peningkatan manajemen dan budaya organisasi secara keseluruhan.

Sumber & Foto : (KEMENMARVES RI).

[RID/fiq]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
© PT. Aliansi Rakyat Multimedia Indonesia 2021
userusersmagnifiercrossmenuchevron-down
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x