Bahasa IndonesiaEnglish

WEBSITE RAKYAT.ID MASIH DALAM PENGEMBANGAN

Sebagai bentuk dukungan guna meningkatkan pengembangan konektivitas antar wilayah di Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan melaksanakan Prakualifikasi Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi sepanjang 96,21 Km.

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, pengumuman Prakualifikasi telah dimulai pada Kamis, 25 Februari 2021 dan dapat diakses pada website BPJT Kementerian PUPR di bpjt.pu.go.id. "Proses pelelangan jalan tol Gilimanuk - Mengwi ini direncanakan selesai pada kuartal 4 tahun 2021 dan akan diumumkan melalui Penetapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kemudian nantinya dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol," ujar Kepala BPJT, Danang Parikesit, di Jakarta.

Jalan Tol dengan perkiraan biaya investasi sebesar Rp. 19,7 Triliun ini, konstruksinya direncanakan akan dimulai pada tahun 2022, dan rencana beroperasi penuh pada tahun 2024. 

Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi akan menjadi ruas kedua di Provinsi Bali setelah jalan tol Bali Mandara yang bertujuan untuk pengembangan sektor pariwisata Bali, utamanya peningkatan konektivitas dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Metropolitan Sarbagita yang kerap mengalami kemacetan. 

Tol ini juga bagian dari pengembangan Jalan Tol Trans Jawa-Bali yang nantinya akan terhubung dari Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur dan diteruskan hingga ke Bali.

Jalan tol Gilimanuk - Mengwi direncanakan akan terbagi menjadi tiga seksi. Seksi 1 dengan panjang 54 Km menghubungkan Gilimanuk dan Pekutatan. 

Selanjutnya, Seksi 2 dengan panjang 23,6 Km yang menghubungkan Pekutatan dan Soka dan terakhir Seksi 3 sepanjang 21,8 Km menghubungkan Soka dan Mengwi. Khusus untuk seksi 2 dan 3 akan terdapat lajur sepeda motor. Secara teknis, Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi memiliki kecepatan rencana 80 Km/jam dengan jumlah lajur 2x2 awal dan 2x3 akhir.

Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi Provinsi Bali secara administratif terletak dalam beberapa wilayah Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung dan Kabupaten Jembrana di Provinsi Bali. Rencana pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi ini menghubungkan antara daerah Gilimanuk-Pekutatan-Soka-Mengwi yang merupakan wilayah selatan dari Pulau Bali.

Sumber & Foto: (KEMENPUPR).

[RID/fiq]

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas untuk membahas dan melihat persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 di Indonesia pada tahun 2021 mendatang. Dalam rapat yang digelar melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 20 Oktober 2020 tersebut, Presiden meminta laporan perkembangan kesiapan penyelenggaraan acara tersebut.

"Saya minta laporan update terkait dengan kesiapan, terutama terkait dengan kesiapan stadion utama dan stadion pendukung di enam kota yang telah ditunjuk," kata Presiden.

Pemerintah sendiri telah memilih 6 provinsi sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia U20, yaitu di DKI Jakarta, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Bali.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga meminta laporan kesiapan tim nasional sepakbola yang akan berlaga di Piala Dunia U20 dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Di samping itu, Indonesia juga patut meyakinkan dunia bahwa Indonesia aman dan siap menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U20.

"Yang terakhir, ini yang paling penting, kita harus meyakinkan bahwa Indonesia telah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga sangat aman untuk dikunjungi dan dijadikan tempat untuk penyelenggaraan U20 2021," tandasnya. 

Sumber & Foto: (Humas Kemensetneg)

[RID/fiq]

© PT. Aliansi Rakyat Multimedia Indonesia 2021
crossmenuchevron-down