Bahasa IndonesiaEnglish

"Janger" in Sydney Opera House , Kebudayaan dunia.

Mari kita saksikan bersama.

Sumber : Addie MS

Link : https://youtu.be/JhoGrIH-uBA


[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk menambah wawasan, pengetahuan, hiburan bagi warga masyarakat luas.

Mari kita saksikan bersama

Teater Koma Pentas Disanggar

Baliho - Seri Panakawan

Sumber : Teater Koma

Link : https://youtu.be/vnhHWq-ursk


[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk hiburan, menambah wawasan pengetahuan serta ilmu pertunjukan bagi masyarakat luas.

Merasakan dan hadir dalam pentas seni Karya hebat merupakan kesenangan serta kebahagiaan, Mari kita budayakan untuk melihat pentas panggung pertunjukan Teater.

Semoga seluruh team pertunjukan khususnya Teater Koma dapat terus membuat karya-karya hebat di Indonesia.

Mari kita saksikan pentas pertunjukan Teater Koma dalam Lakon "Sie Jin Kwie Kena Fitnah 3/3".

Karya : Teater Koma

Sumber : Gambar Hidup

Link : https://youtu.be/gObIS7nNtxg

 


[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk menambah wawasan, pengetahuan dunia & ilmu kesusastraan bagi masyarakat luas.

Pertunjukan Lakon Teater Koma "Sie Jin Kwie Kena Fitnah 2/3"

Karya : Teater Koma

Sumber : Gambar Hidup

Link       : https://youtu.be/mfjq3Cyu27o


[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk menambah wawasan, pengetahuan dunia serta ilmu dan teknologi bagi masyarakat luas.

 

Sie Jin Kwie | Xue Rengui

Jenderal terkenal pada masa Dinasti Tang, hanya mengalami kekalahan perang melawan Tufan pada tahun 670.

Sie Jin Kwie berpendapat " Kualitas pasukan lebih menentukan dari pada kuantitasnya, yang penting adalah sang komandan piawai mengunakan prajuritnya".

Sie Jin Kwie juga mengatakan dalam ilmu militernya, " Untuk menduduki kota perlu siasat jitu & unggul militer. Namun untuk menundukan hati manusia membutuhkan kasih sayang yang merakyat & perilaku luhur.


Sumber: Dari berbagi Sumber

[RID/fiq]

 

 

 

 

Rakyat.id - Jakarta. -Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mendukung Program Peningkatan Kapasitas Perawat Indonesia ke Belanda pada Jumat (5/11) di Jakarta.
Program tersebut merupakan salah satu kerja sama yang telah dimulai persiapannya sejak awal tahun 2020 dan akan segera memulai kegiatan di Belanda pada November 2021.
''Hari ini waktu yang baik untuk saya karena saya melihat perawat dari Indonesia dibutuhkan di Belanda. Sejujurnya saya rasa ini adalah langkah awal untuk mengirimkan perawat kami ke negara lain di Eropa,'' katanya secara virtual, Jumat (5/11).
Indonesia memiliki kesamaan demografi dengan negara-negara di Eropa. Banyak orang di sana membutuhkan penanganan dari segi kesehatan dan Indonesia memiliki banyak anak muda dengan passion untuk merawat mereka.
''Perawat Indonesia juga memiliki kemampuan berbahasa yang luar biasa, tak hanya itu mereka juga memiliki kemampuan teknis yang baik,'' ucapnya.
Menkes Budi berharap dengan meningkatkan standar kapasitas perawat, perawat Indonesia bisa bekerja di negara Eropa lainnya.
Sebelumnya, telah dilakukan pelepasan perawat Indonesia yang akan mengikuti Program Pendidikan dan Magang di Belanda oleh Menteri Kesehatan RI bersama dengan Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Kepala Badan PPSDMK dan Direktur Yomema BV pada 15 September 2020.
Sebanyak 33 orang perawat terpilih diberangkatkan ke Belanda untuk mengikuti program, pendidikan dan pelatihan. Kerja sama peningkatan kapasitas ini dilaksanakan atas kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI dengan Your Medical Matchmaker (Yomema B.V.) melalui penandatanganan Technical Arrangement on Capacity Building for Indonesian Health Professionals tanggal 21 Juni 2019.
Dalam program tersebut, perawat Indonesia akan mengikuti kegiatan pre departure selama 6-8 bulan di Indonesia yang dilanjutkan dengan pendidikan dan magang selama 4 tahun pada institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dengan pembiayaan sepenuhnya dari pihak Belanda. Pada akhir program, perawat akan memperoleh gelar Bachelor of Nursing sebagai salah satu syarat memperoleh sertifikasi registered nurse Belanda. Sertifikasi ini dapat digunakan untuk bekerja di Uni Eropa.
Fase pelatihan bahasa dan budaya Belanda telah dilasanakan sejak awal tahun 2020 untuk mempersiapkan perawat Indonesia yang akan diberangkatkan ke Belanda.
''Kerja sama peningkatan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia dengan Belanda ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kesehatan Indonesia untuk mendukung transformasi kesehatan. Dukungan dari institusi pendidikan tenaga kesehatan sangat diharapkan untuk menciptakan lingkungan yang mendorong perawat memiliki pola pikir internasional,'' tutur Menkes.
Plt. Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr Kirana, Pritasari, MQIH mengatakan program ini merupakan salah satu strategi Kemenkes dalam peningkatan kualitas tenaga kesehatan Indonesia khususnya perawat.
''Penyiapan program ini telah dilakukan sejak tahun 2019 dan diikuti oleh sekitar 400 perawat dari 30-40 institusi Pendidikan keperawatan . Dari jumlah tersebut, sebanyak 165 perawat terpilih dan telah menyelesaikan Kursus Bahasa dan budaya Belanda di Indonesia,'' katanya.
Program ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lulusan perawat Indonesia dengan pendidikan dan pengalaman yang diperoleh melalui program magang diluar negeri. Nantinya perawat tersebut diharapkan dapat menerapkan pengalaman dan kemampuan yang didapat selama di luar negeri untuk dapat memperkuat sistem kesehatan Indonesia.
Sumber & Foto: (KEMENKES RI).
[RID/fiq]

Bucharest, Rumania – Dalam festival penyambutan diaspora Rumania yang diselenggarakan di Museum Nasional Desa “Dimitrie Gusti", Indonesia antara lain menyuguhkan pulut kuning yang adalah hidangan istimewa dalam masyarakat Melayu (08/09/2021). Sifat pulut kuning yang lengket menggambarkan hubungan akrab persaudaraan seperti hubungan dekat Indonesia dan Romania.

 

Indonesia merupakan satu-satunya perwakilan asing dari wilayah Asia Tenggara yang berpartisipasi aktif menyajikan berbagai kuliner khas negaranya. Selain pulut kuning, Indonesia juga menyajikan lemper dan bubur sumsum. Paviliun Indonesia yang bercorak nuansa Bali memberikan warna tersendiri dalam festival tersebut karena menampilkan jenis makanan pokok selain roti.

 

Festival tersebut diselenggarakan untuk merayakan 'the Month of Diaspora' dan menyambut diaspora Rumania yang kembali ke negaranya. Secretary of State, Department for Romanians Abroad, Oana Ursache menyampaikan bahwa tema yang diusung tahun ini adalah 'Missing Our Home Bread'. 

 

Dalam hal ini, pihak penyelenggara ingin mengenalkan berbagai jenis roti berbahan dasar gandum yang menjadi makanan pokok masyarakat Rumania. Rumania juga merupakan salah satu negara penghasil gandum terbesar di kawasan Uni Eropa.

 

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh KBRI Bucharest untuk mempromosikan Indonesia kepada Rumania. Para pengunjung antusias untuk mencoba kuliner Indonesia dilihat dari ramainya pengunjung di Paviliun Indonesia, sehingga seluruh makanan yang disajikan habis sebelum pelaksanaan festival berakhir.

 

Dengan promosi kuliner nusantara secara intensif, diharapkan masyarakat Rumania dari berbagai kalangan semakin akrab dengan citra rasa Indonesia, yang pada akhirnya memudahkan upaya pembukaan restoran Indonesia di Rumania.

(Sumber & Foto: KBRI Bucharest)

Link Terkait:https://kemlu.go.id/portal/id/read/2909/berita/pulut-kuning-warnai-festival-missing-our-home-bread-di-rumania

[RID/fiq]

 

Film series terkait, kebudayaan , perdagangan, kekuasaan, ilmu Kungfu, keagamaan, demokrasi, strategi perang, alat perang, persaudaraan , kerajaan, serta pertukaran keilmuan dari berbagai kisah. Bukan hanya petualangan, tapi semuanya lengkap ada di film Marco polo.

Banyak aspek cerita terjadi dalam kisah Marco Polo. Banyak sandi kerajaan serta diplomasi dari berbagai kerajaan ikut berperan serta dalam memeriahkan keseruan jalan cerita film ini. Untuk latar cerita serta peristiwa, tidak usah diragukan lagi keistimewaannya.

Dengan melihat film ini, kita bisa melihat hal-hal yang tak terduga, pemandangan alamnya sangat bagus sekali. Untuk penonton yang suka hewan binatang kuda dapat mengetahui jenis kuda terbaik di film ini.

Pertukaran keilmuan dunia Barat, , Timur Tengah & Asia terlihat sangat mengesankan, mereka semuanya berkumpul.

Pada jaman dahulu sudah ada pertemuan-pertemuan antar suku, wilayah dan pengambilan suara atau pendapat untuk mempromosikan keberhasilan.

Tembok gagah perkasa akhirnya hancur oleh ilmu pengetahuan. alat perang.

Mereka lakukan peristiwa dialog-dialog yang sangat mengejutkan.

Penulis : John Fusco

Produksi : The Weinstein Company

Netflix

Sumber Foto : TMDb - Internet Movie Poster Award

Poster Design : LA

[RID/fiq]

 

Rakyat.id - Jakarta, 24 Agustus 2021.

Lembaga Manajemen Musik Kolektif Musik Tradisi Nusantara ?.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan memfasilitasi dibentuknya Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Musik Tradisi Nusantara. LMK Musik Tradisi Nusantara nantinya akan melakukan pendataan musik tradisi nusantara yang ada di dalam dan di luar negeri untuk dikembangkan dan didata ke pangkalan data Kemendikbudristek dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Bekerjasama dengan siapa saja ?.

Pendataan akan melibatkan kerja sama antara pemerintah dengan para pemangku kepentingan, antara lain akademisi dan pelaku budaya. Pembentukan LMK merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mendukung upaya pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan musik tradisi nusantara.

PRA-Kongres LMK Musik Tradisi berdiskusi terkait perihal ?.

Kemudian untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana pembentukan LMK Musik Tradisi Nusantara dan pendataan musik tradisi nusantara, Kemendikbudristek menggelar Prakongres Tradisi Musik Nusantara yang dimulai pada Jumat, (20/8/2021). Sidang-sidang yang digelar dalam prakongres tersebut mengundang berbagai narasumber untuk berdiskusi dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak.

Siapa saja Narasumber yang turut rembuk dalam musik tradisi ?.

Pada sidang prakongres hari ketiga, yakni Minggu (22/8/2021), sidang mengangkat topik tentang Pendataan Musik Tradisi Nusantara. Narasumber yang hadir yaitu Sekretaris (Ditjen) Kebudayaan, Fitra Arda; Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kemenkumham, Syarifuddin; Rektor ISI Denpasar periode 2017-2021, I Gede Arya Sugiartha; Etnomusikolog, I Wayan Rai; dan dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Jabatin Bangun.

Tanggapan Bapak Fitra Arda ?.

Sekretaris Ditjen Kebudayaan, Fitra Arda, memaparkan mengenai Pendataan Musik Tradisi Nusantara dalam Pemajuan Kebudayaan yang dilakukan oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek. Ia mengatakan, “Pendataan Kebudayaan telah masuk dalam UU Pemajuan Kebudayaan yang disebut dengan Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu. Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu merupakan sistem utama kebudayaan yang mengintegrasikan seluruh data kebudayaan dari berbagai sumber”.

Menurutnya, “kesepuluh Objek Pemajuan Kebudayaan akan mendapat porsi yang sama untuk dapat didata dan terdata dengan baik, sehingga suatu objek pemajuan kebudayaan dari berbagai sudut pandang dapat diwujudkan sebagai upaya pemajuan atas objek tersebut dari awal sampai akhir”. Disampaikan Fitra, Kemendikbudristek berharap setiap individu/komunitas masyarakat dapat langsung berpartisipasi dalam pengayaan data kebudayaan, dengan cara langsung mengisi data pada Data Pokok Kebudayaan (DAPOBUD).

Tanggapan Bapak Syarifuddin ?.

Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kemenkumham, Syarifuddin, memaparkan mengenai peranan Pusat Data Kemenkumham untuk Pendataan Karya Seni. Ia mengatakan, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham memiliki komitmen untuk terus mendukung karya seni”.

Menurutnya, Pusat Data Kemenkumham memiliki manfaat yang sangat besar karena dapat menjadi aset tak berwujud negara yang sangat bernilai. Selain itu pusat data ini juga bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi, sebagai sumber ilmu pengetahuan dan teknologi, dan sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan karya-karya intelektual individu.

Ia juga menyebutkan manfaat lain dari Pusat Data Kemenkumham yang berkaitan dengan kebudayaan. “Pusat Data bisa untuk mengakses nilai-nilai kesejarahan, kebudayaan,  pengetahuan tradisional, dan sumber daya genetik Indonesia menjadi lebih mudah. Bermanfaat juga sebagai  bahan untuk mengembangkan budaya lokal, bahan untuk mempromosikan budaya asli Indonesia, dan bahan untuk memberikan pendidikan dan pengajaran budaya Indonesia pada generasi muda,” ujar Syarifuddin.

Tanggapan Bapak I Gede Arya Sugiartha ?.

Sementara itu, Rektor ISI Denpasar periode 2017-2021, I Gede Arya Sugiartha, membahas mengenai Upaya Bali dalam Pendataan Seni Budaya. Ia menjelaskan tentang pentingnya data mengenai seni budaya dari beberapa lembaga di Bali, seperti ISI Denpasar, pemerintah kabupaten/kota. Ia mengatakan, Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibiya) Provinsi Bali telah melakukan pemetaan secara kuantitatif dan kajian terhadap seni budaya Bali sesuai dengan kompetensi masing-masing.

“Pendataan juga telah dilakukan secara sistemik, komprehensif, dan berkesinambungan, namun belum tuntas dilakukan karena begitu kompleksnya problematik seni budaya Bali,” katanya.

Tanggapan dari Etnomusikolog Bapak I Wayan Rai ?.

Kemudian narasumber lain, yaitu Etnomusikolog, I Wayan Rai,  menjelaskan mengenai persebaran dan perkembangan gamelan di dunia. Menurutnya, gamelan merupakan salah satu musik tradisi Indonesia. Gamelan dapat didefinisikan sebagai barungan (ensamble) musik tradisi Indonesia yang terdiri atas instrumen-instrumen tertentu sesuai dengan karakteristik barungan gamelan tersebut. Laras atau tuning system gamelan adalah slendro dan pelog.

Selain berkembang di Indonesia, kini gamelan juga tersebar  dan berkembang pula ke luar negeri,” tutur I Wayan Rai. Karena itu ia berharap Indonesa bisa memiliki data tentang gamelan yang tersebar di dunia demi pemajuan dan pelestarian kebudayaan Indonesia.

Terkait pendataan musik tradisi, Dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Jabatin Bangun, mengatakan, “Selama ini sudah ada informasi mengenai pendataan musik tradisi, tetapi masih terbatas. Padahal musik tradisi ada beragam, kompleks, dan dinamis,” katanya. Ia juga mengusulkan agar pendataan musik tradisi dilakukan secara berjenjang, terbuka pada pertumbuhan data, dan saling berkaitan dengan berbagai data survei dan kajian. Selain itu harus mencakup pada pelaku dan pendukungnya.

Catatan Penting;

Kesepakatan PRA-Kongres Musik Tradisi Nusatara ?.

Dalam sidang kedua Prakongres Musik Tradisi Nusantara tersebut disepakati empat hal yang akan ditindaklanjuti ke depannya.

Pertama, membentuk Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Musik Tradisi Nusantara dan segera didaftarkan ke Kemenkumham. Kedua, Musik Tradisi Nusantara yang ada di dalam dan di luar negeri akan dikembangkan pendataannya ke Pangkalan Data Kemendikbudristek dan Kemenkunham. Ketiga, sosialisasi LMK Musik Tradisi Nusantara perlu dilakukan ke pemerintah daerah di seluruh Indonesia dan pemangku kepentingan lainnya. Keempat, Pendaftaran Hak Cipta Musik Tradisi akan difasilitasi oleh LMK Musik Tradisi Nusantara ke Kemenkumham. Keempat kesepakatan itu kemudian menjadi keputusan Tim Perumus Prakongres Musik Tradisi Nusantara Tema Pendataan Musik Tradisi Nusantara.

Sumber & Foto : (KEMENDIKBUDRISTEK RI).

[RID/fiq]

Apa itu Spearfishing ?.

Spearfishing: Metode atau cara tangkap ikan hidup dengan menggunakan tombak ataupun besi batang pajang. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak jaman dahulu. Biasanya aktifitas ini di sungai ataupun di kedalaman lautan. Menombak ikan.

Kompresor tersebut untuk apa ?.

Tombak ikan dengan alat bantu pernafasan menggunakan kompresor bersama nelayan lokal minahasa selatan sulawesi utara pantai ini tidak kalah indahnya dari pantai pantai yang ada di Minahasa selatan. Pantai terletak di Desa Blongko /Kec. Sinonsayang / Kab. Minahasa Selatan - Sulawesi utara.

Desa Blongko dihuni oleh beragam suku. Pada kesempatan ini saya sedang bersama teman-teman dari suku Sanger dan suku Minahasa.

Spearfishing malam hari menggunakan kompresor bersama nelayan lokal Minahasa Selatan - Sulawesi Utara. Kegiatan ini merupakan bentuk mencari penghasilan di Desa Blongko, hasil kekayaan alam laut yang selalu mereka jaga.

Sehingga banyak dari mereka yang berprofesi menjadi nelayan.

Kategori nelayan di Desa blongko ini bervariasi, diantaranya terdapat nelayan pancing dan nelayan kompresor.

Di kedalaman berapa para nelayan ini harus menangkap ikan dengan tombak ?.

Sudah berapa lama mereka melakukan spearfishing dengan menggunakan kompresor ?.

Apakah spearfishing akan menjadi olahraga ketangkasan ?.

 

Klik link dibawah ini,

#nelayan

#spearfishing

#banggawisataindonesia

Sumber & Foto: Luragung channel

Petualang : Firmansyah

Terimakasih untuk semua pihak.

link: https://www.youtube.com/watch?v=SRYHQswrOlY

[RID/fiq]

© PT. Aliansi Rakyat Multimedia Indonesia 2021
magnifiercrossmenuchevron-down