Bahasa IndonesiaEnglish

Sumber : Kemendikbudristek RI

Link : https://youtu.be/VJTidzCgblA


[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk menambah wawasan, pengetahuan serta ilmu bagi masyarakat luas terkait kinerja pemerintahan.

KIP Kuliah Merdeka adalah wujud komitmen Kemendikbudristek dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan. Pendidikan tinggi berpotensi memberikan dampak positif tercepat dalam pembangunan SDM unggul sesuai visi Presiden Joko Widodo.

Kemendikbudristek mengubah skema KIP Kuliah dengan memberikan bantuan biaya pendidikan (uang kuliah) dan biaya hidup yang jauh lebih tinggi. Perubahan ini berlaku untuk mahasiswa baru yang menerima KIP Kuliah pada tahun 2021. Anggaran yang dialokasikan untuk KIP Kuliah meningkat signifikan dari Rp1,3 triliun pada 2020, menjadi sebesar Rp 2,5 triliun.

Selain itu, untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, Kemendikbudristek memperluas cakupan beasiswa melalui kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kolaborasi tersebut diwujudkan dengan diluncurkannya Merdeka Belajar Episode 10: Perluasan Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Sumber : KEMENDIKBUDRISTEK RI
Link : https://youtu.be/3Bh1jqday9k

[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk memberikan motivasi  kepada SDM masyarakat luas.

Siapa yang dapat mengira peradaban Batak Toba sebagai sebuah pengaya khasanah budaya ini muncul bermula dari letusan gunung Toba pada jaman tersier di kisaran 74.000 tahun silam. Peninggalan budayanya memiliki usia yang sama tua dan tak dapat ditentukan, seiring dengan munculnya peradaban di Pulau Samosir itu sendiri.

Bagaimana kehidupan Masyarakat Batak Toba pada masa lampau, dari sejak kedatangan migran Austronesia ke wilayah Pulau Samosir dan para pendukung budaya Austronesia ini telah mengenal teknologi pengolahan logam, pertanian, menangkap ikan, dan penggunaan moda transportasi air?.

Kelompok migran tersebut datang melalui jalur timur yaitu dari China bagian selatan menuju ke Taiwan, terus berlanjut ke Filipina untuk kemudian ke Sulawesi dan seterusnya ke Sumatera hingga mencapai Pulau Samosir. Beberapa bukti arkeologis di wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah yaitu waruga dan kalamba ternyata memiliki kesamaan aspek bentuk, fungsi, dan bahan seperti yang ditemukan di Tanah Batak di Sumatera Utara yaitu kubur batu dan tempayan batu.

Adanya kubur di tebing batu di Sulawesi Utara juga mengingatkan kita pada kubur pahat batu di wilayah Sumatera Utara, yang dibuat dengan memahat batu dengan bentuk persegi dan difungsikan sebagai tempat penguburan kedua/sekunder. Dalam perjalanannya, Adhi Surjana seorang Arkeolog mencoba mengumpulkan berbagai hasil penelitian maupun kearifan lokal yang terdapat di Pulau Samosir.

Terima Kasih telah menonton video ini, jangan lupa bagikan, serta mohon berikan komentar dan saran agar kami lebih baik lagi dalam mendokumentasikan warisan budaya khususnya yang ada di Aceh dan Sumatera Utara.

Didukung oleh: Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh

Diproduksi oleh: Layarkaca Intervision tahun 2018

 

Sumber Youtube : BPCB Aceh

Link terkait : https://youtu.be/5PTYxsrHD3I

[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk menambah wawasan kebudayaan masyarakat bagi generasi muda.

Pemajuan kebudayaan desa merupakan platform kerja bersama membangun desa mandiri melalui peningkatan ketahanan budaya dan kontribusi budaya desa di tengah peradaban dunia.

Mengapa Desa?.

Desa merupakan akar atau asal identitas budaya Indonesia. Program Pemajuan Kebudayaan Desa membuka akses informasi, membuka akses jaringan dan membuka akses pasar bagi masyarakat desa. Program ini juga sebagai wadah ekspresi serta membuka ruang-ruang budaya yang selama ini sudah banyak dilakukan oleh masyarakat desa.

Sumber Youtube : KEMENDIKBUDRISTEK RI
Link terkait : https://youtu.be/AyVg7ZCn424

[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat luas terkait program kemajuan & kebudayaan.

 

Peluncuran Wiyata Kinarya Merdeka Belajar oleh Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim.

Sumber Youtube: KEMENDIKBUDRISTEK RI

Link terkait: https://youtu.be/MDnXPpyVTfk

[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk menambah pemahaman kepada masyarakat.

Saksikan Pertunjukan Kebudayaan Nasional.

#CINTABUDAYAINDONESIA

#CINTATANAHAIR

 

[RID/fiq]

Rakyat. id. -Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menyalurkan bantuan kuota data internet kepada 21,29 juta pendidik dan peserta didik di periode November 2021. Bantuan ini disalurkan kepada 906 ribu nomor peserta didik PAUD; 6,8 juta peserta didik SD; 3,8 juta peserta didik SMP; 2,5 juta peserta didik SMA; 2,4 juta peserta didik SMK; 41 ribu peserta didik SLB; 22 ribu peserta didik kesetaraan; 1,2 juta guru; 192 ribu mahasiswa vokasi; 3,2 juta mahasiswa akademik, 10 ribu dosen vokasi; dan 117 ribu dosen akademik.

Kami berharap bantuan kuota menjadi jembatan sebelum proses belajar tatap muka berjalan sepenuhnya. Semoga para peserta didik, guru-guru, dosen, dan mahasiswa memanfaatkan bantuan kuota ini secara maksimal untuk membantu proses belajar mengajar,” ungkap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, di Jakarta, pada Sabtu (13/11).

Besaran bantuan yang dialokasikan bagi peserta didik PAUD adalah 7 GB/bulan dan untuk peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 10 GB/bulan. Sedangkan untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 12 GB/bulan. Sementara itu, bagi mahasiswa dan dosen diberikan bantuan sebesar 15 GB/bulan. “Masa berlaku kuota data internet ini berlaku selama 30 hari sejak kuota data diterima,” ungkap Nadiem.

Keseluruhan bantuan kuota data internet di tahun 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi kecuali yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), dan yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbudristek: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

Pemberian bantuan kuota data internet tahun 2021, telah diumumkan Mendikbudristek pada 8 Agustus 2021 bersama dengan Menteri Keuangan dan Menteri Agama. Bantuan ini dimaksudkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang masih dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Sebelumnya, Kemendikbudristek mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan data kuota internet untuk membantu akses informasi bagi guru, siswa, mahasiswa, dan dosen dalam menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi. Selama tahun 2020,  Kemendikbudristek telah memberikan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama empat bulan pada September hingga Desember 2020 senilai Rp 7,2 triliun. Tahun ini, pada September 2021, Kemendikbudristek kembali menyalurkan bantuan data kuota internet kepada 24,4 juta pengguna dan pada Oktober 2021 disalurkan kepada 26,6 juta penerima.

Sumber & Foto:(KEMENDIKBUDRISTEK RI).

[RID/fiq]

Rakyat.id - Jakarta. -  Nuraulia Muhibar terpilih sebagai wakil Indonesia dalam konferensi internasional bagi pemuda, yaitu the 12th UNESCO Youth Forum yang akan digelar pada 19 November 2021 secara daring. Konferensi ini digelar UNESCO setiap dua tahun untuk bersidang membahas ragam permasalahan baru di dunia bagi 195 negara anggota. Sejak 1999, UNESCO Youth Forum telah menjadi konferensi tingkat tinggi (KTT) pemuda sebagai wadah ekspresi ide, berbagi tantangan, dan pencarian solusi dan rekomendasi pada pembuat kebijakan.

Wakil Indonesia tahun ini, Nuraulia Muhibar, adalah lulusan ISBI Bandung yang kemudian menyelesaikan MA di Universitas Gadjah Mada. Nuralia kini berprofesi sebagai dosen di Sekolah Vokasi IPB, dan juga aktif di industri media dan organisasi nirlaba.

UNESCO merupakan Badan PBB yang mewadahi pelibatan pemuda dalam merancang solusi nyata dalam memperkuat kerja sama dan kemitraan pemuda dengan UNESCO dan organisasi pemuda lainnya. UNESCO Youth Forum mendorong upaya keterlibatan pemuda secara berkelanjutan melalui dialog publik dan membangun jembatan antara generasi muda dan pembuat keputusan. Sesuai garis besar United Nations Youth Strategy – Youth 2030, UNESCO akan mendorong keterlibatan generasi muda pada empat bidang, yaitu: penyusunan kebijakan dan dialog, pengetahuan generasi muda, inovasi dan kreativitas dari kepemimpinan generasi muda, dan pengembangan kapasitas.

Ismunandar, Duta Besar/ Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO menyampaikan, pada penyelenggaraan tahun ini, Youth As Researcher on Covid-19 telah mendokumentasikan berbagai dampak krisis terhadap kaum muda terkait kesejahteraan, keterlibatan masyarakat, hak, prospek pembelajaran, dan penggunaan teknologi.

Hasilnya, di mata generasi muda, krisis menjadi peluang mengingat kapasitas anak muda yang kuat dan positif dalam menemukan solusi pasca pandemi dari situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ucap Ismunandar, Selasa (9/11). Pertemuan Youth Forum akan menawarkan Action by Youth and for Youth, yaitu mekanisme dan rencana aksi pelibatan generasi muda dalam pembangunan kembali pasca Covid-19.

Sumber & Foto : (KEMENDIKBUDRISTEK RI).

[RID/fiq]

© PT. Aliansi Rakyat Multimedia Indonesia 2021
magnifiercrossmenuchevron-down