Bahasa IndonesiaEnglish

Sumber : Kemenparekraf/Baparekraf

Link : https://youtu.be/hW_RdWJtV8s


[RID/fiq]

Informasi ini digunakan untuk menambah wawasan, pengetahuan serta ilmu bagi masyarakat luas terkait kinerja pemerintahan.

Rakyat.id, Jakarta.– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berharap kegiatan Santripreneur Award 2021 bisa menjadi pionir dalam pengembangan kewirausahaan di Indonesia.
Santripreneur Award 2021 yang diselenggarakan oleh Santripreneur Indonesia ini melombakan para santripreneur dalam tiga kategori yakni Kategori Kuliner; Kategori Industri, Perdagangan dan Jasa; serta Kategori Kreatif.
Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya di acara Santripreneur Award 2021, Senin (22/11/2021), menyampaikan bahwa penghargaan dan apresiasi dalam acara Santripreneur Award 2021 ini tidak sebatas sebagai acara seremonial belaka, namun perlu diikuti dengan semangat dan implementasi untuk memberdayakan para santri di Indonesia. Sehingga, para santri memiliki kemampuan kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Saya harap para nominasi Santripreneur Award 2021 baik dari kategori Perdagangan dan Jasa, Bisnis Kreatif, maupun Kuliner dapat menjadi kontributor bagi pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru dan peluang ekonomi, serta memungkinkan bisnis untuk memperluas pasarnya dengan melakukan  transformasi digital," kata Sandiaga.
Sandiaga menjelaskan jumlah umat muslim di Indonesia memiliki persentase sebesar 86,88%, yang di mana diharapkan mampu ikut bersaing secara nasional maupun global, terutama dalam bidang kewirausahaan.
Saya berharap dengan adanya santripreneur bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi pemain bukan penonton. Dan menjadi semangat nasional bersama untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para santri di Indonesia," ujarnya.  
Santripreneur Award 2021 juga diharapkan Sandiaga bisa berkolaborasi dengan program-program Kemenparekraf, agar para santri dapat meningkatkan keahlian dan pengetahuan. Sehingga, akan menumbuhkan bibit pengusaha santri yang dapat memberikan inspirasi dan turut berperan dalam pengembangan kewirausahaan di Indonesia.
"Kami memiliki beberapa program, mudah-mudahan bisa bekerja sama dengan Santripreneur Award, dan kita bisa hadirkan seminar workshop, talkshow, dan program lainnya," ujarnya.
Lebih lanjut, Sandiaga mengajak semua pihak, terutama pesantren sebagai pusat pendidikan santri yang utama di Indonesia, terus mewujudkan semangat dalam meningkatkan kapasitas para santri, dengan tetap menjaga nilai-nilai akhlak, sosial, bisnis, dan kewirausahaan.
Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, berharap Santripreneur Indonesia bisa menjadi lembaga pemberdaya ekonomi berbasis pesantren yang mampu membina para santi menjadi wirausahawan.
"Kita ingin membentuk lebih banyak santripreneur tangguh dan unggul serta senantiasa menjunjung nilai-nilai kepesantrenan," ujar Ma'aruf.
Ketua Dewan Pembina Santripreneur Indonesia, KH. Ahmad Sugeng Utomo atau yang sering disebut Gus Ut, berharap Santripreneur Awards 2021, diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan perekonomian Indonesia, khususnya sektor teknologi, digital, dan kewirausahaan.
"Harapan ini tentunya tidak akan pernah terlaksana tanpa kesediaan saudara-saudaraku semua untuk bergandengan tangan membangun pejuang perekonomian bangsa kita," ujarnya.
Sumber & Foto: (KEMENPAREKRAF/BAPAREKRAF RI).
[RID/fiq]

Rakyat.id - Jawa Tengah. -Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Adira Finance memberikan apresiasi kepada pelaku UMKM di lima destinasi super prioritas, yaitu Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang melalui “Gebyar Adira Kreasi 2021”. Para pelaku UMKM dinilai layak diapresiasi karena tetap bersemangat dalam menciptakan karya, melahirkan inovasi, dan meningkatkan kualitas produknya di tengah pandemi dan tantangan ekonomi.

Gebyar Adira Kreasi 2021 di gelar di Taman Lumbini Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu 13 November 2021 malam. Gebyar Adira Kreasi sendiri menjadi acara puncak dari perhelatan Festival Kreatif Lokal 2021 dengan tema #TumbuhBersamaSahabat.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, dalam keterangannya, di Magelang, Sabtu (13/11/2021) mengatakan acara ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dengan pihak swasta dalam memberikan pendukungan dan apresiasi kepada pelaku ekonomi kreatif Indonesia.
Awarding Festival Kreatif Lokal yang akan diberikan pada malam Gebyar Adira Kreasi sebagai ajang pembuktian diri bagi pelaku UMKM yang bergerak di subsektor kuliner, fesyen, dan kriya, untuk menjadi yang terbaik, sekaligus menunjukkan bahwa kualitas jenama lokal Indonesia tidak kalah dari jenama luar negeri.
Harapan kami, para pemenang ini dapat menjadi local heroes terbaik di tiap destinasi super prioritas, yang dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian daerah setempat dan juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Nia Niscaya.
Nia Niscaya juga mengatakan bahwa semangat tumbuh bersama sahabat di Festival Kreatif Lokal 2021 yang ingin disampaikan oleh Adira Finance, sesungguhnya bukan hanya untuk pelaku UMKM di destinasi super prioritas saja, tetapi semangat itu harusnya selalu ada pada diri setiap insan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Setelah menjalani proses seleksi serta coaching camp pada 1 September hingga 2 November 2021 lalu, terpilih 45 nominasi UMKM yang akan menjadi local heroes pada kategori bidang usaha fesyen, kuliner, dan kriya di tiap destinasi super prioritas.
Kriteria penilaian dalam pemilihan UMKM terbaik akan berdasarkan inovasi dan orisinalitas produk, visi dan misi, model bisnis, serta strategi bisnis yang dikembangkan. Pemenang akan mendapatkan hadiah senilai ratusan juta rupiah berupa modal usaha, pelatihan bisnis, eksposure di media mengenai produk dan usaha mereka, hingga diikutsertakan pada pameran UMKM diaspora.
Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli menjelaskan tahun 2021 menjadi tahun kedua Adira Finance menjalin kemitraan dengan Kemenparekraf/Baparekraf dalam menyelenggarakan Festival Kreatif Lokal 2021. Ini merupakan wujud dukungannya sebagai pihak swasta terhadap kampanye nasional #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.
Melalui penyelenggaraan ini, kami ingin menunjukkan komitmen perusahaan yang senantiasa mendukung para UMKM untuk tumbuh, sesuai dengan visi Adira Finance dalam menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Hafid.
Hafid pun berharap ajang tahunan ini menjadi jalan untuk membuka peluang yang lebih besar bagi para UMKM, agar produknya semakin diakui secara nasional dan memiliki kesempatan untuk bersaing di kancah global.
Sumber & Foto: (KEMENPAREKRAF/BAPAREKRAF).
[RID/fiq]

Rakyat.id - Jakarta. - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebut kesiapan penyelenggaraan event internasional World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 di Pertamina International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat sudah mencapai 100 persen.

Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan weekly press briefing secara virtual, Senin (8/11/2021) menjelaskan, pemerintah telah memberikan panduan protokol kesehatan bagi penyelenggaraan kegiatan itu dan nantinya diharapkan 25 ribu penonton dapat menyaksikan event balap internasional yang terbagi dalam tiga kategori tiket.

Panitia juga telah berdiskusi dengan ITDC, Pemerintah Daerah, dan Forkopimda NTB. Untuk tiket yang ditawarkan bagi masyarakat terbagi dalam tiga klasifikasi, untuk masyarakat yang ingin membeli di hari pertama sebesar Rp150 ribu. Rp200 ribu untuk hari kedua, dan Rp300 ribu untuk hari ketiga. Sementara untuk masyarakat yang ingin membeli paket selama tiga hari seharga Rp770 ribu.
Pertamina International Street Circuit juga rencananya akan menggelar ajang balap Idemitsu Asia Talent Cup pada 12 November 2021.
Selanjutnya ajang World Superbike pada 19 November dan MotoGP di tahun depan. Tentunya event-event tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, yang terintegrasi aplikasi PeduliLindungi. 
Saya juga sudah melihat dan meninjau langsung bagaimana antisipasi crowd control agar tidak terjadi penumpukan dan kerumunan. Ini dilakukan dengan koordinasi bersama pihak Kepolisian, TNI, Satgas COVID-19 setempat. Koordinasi ini kita harapkan belajar dari penyelenggaran PON Papua sehingga tidak memunculkan kasus COVID-19 yang baru,” katanya.
Menparekraf Sandiaga juga berharap, gelaran ini menjadi kesempatan untuk kebangkitan ekonomi. Dimana kemudian akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar.
Harapan kita event ini memberikan peluang untuk membuka lapangan kerja sehingga ekonomi bangkit. Produk ekonomi lokal juga bisa mendapat limpahan peningkatan omzet. Serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Mandalika, Lombok dan NTB meningkat,” katanya.
Menparekraf Sandiaga juga menyampaikan keprihatinan atas musibah dan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air, khususnya Kota Wisata Batu di Jawa Timur. Ia menyampaikan pihaknya melalui Tim Manajemen Krisis Kepariwisataan telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan melakukan asesmen dan pemantauan informasi di tengah fase tanggap darurat. 
Dimana pada fase tanggap darurat ini merupakan fase krisis yang memerlukan tindakan penanganan sesegera mungkin. Ada 5 hal utama yang dilakukan, asesmen dan Pemantauan Informasi, membentuk Pusat Krisis Kepariwisataan (Tourism Crisis Center/TCC), strategi komunikasi, pelayanan wisatawan dan analisis dampak.
“Kemenparekraf telah membuat Tim Krisis, sebelumnya kami sangat prihatin dan menggarisbawahi satu penanganan khusus penuh empati yang harus kita lakukan dengan segera. Kota Batu ini sedikit dari kota yang memasukan ‘wisata’ pada nama kotanya, sehingga kota ini sangat bergantung pada sektor pariwisata,” katanya.
Sumber & Foto : (KEMENPAREKRAF RI).
[RID/fiq]
© PT. Aliansi Rakyat Multimedia Indonesia 2021
magnifiercrossmenuchevron-down